Situs Terbaik Untuk Menjual Foto Hasil Jepretan Sendiri


Mempunyai hobi fotografi mempunyai kesenangan tersendiri, apalagi dijaman sekarang hasil dari jepretan bisa ditampung dalam microSD atau secara cloud storage sehingga akan menjadi lebih praktis. Coba bayangkan kalau jaman dulu hobi seperti ini meskipun menyenangkan namun terbilang ribet lho karena untuk mendapatkan foto atau gambar diperlukan sebuah kamera atau disebut juga dengan tustel.

Tustel ini harus diisi dengan roll film atau klise terlebih dahulu untuk bisa mengabadikan sebuah gambar atau momen. Setelah jepret suatu gambar kamu jangan berharap bisa langsung melihat hasilnya karena akan ada proses lanjutan untuk memperlihatkan hasil jepretan tersebut. kecuali pada kamera polaroid yang bisa ditunggu sejenak untuk melihat hasilnya.

Oiya jasa foto yang menggunakan kamera polaroid ini biasa terdapat pada tempat-tempat wisata atau di acara wisuda.

Balik lagi pada proses penjepretan di jaman dulu. Roll film ini biasanya berisi 24 dan 32 serta ada bonus satu atau dua frame. Jadi penggunaan klise ini harus habis secara keseluruhan terlebih dahulu agar bisa masuk pada proses selanjutnya.

Proses selanjutnya yaitu cuci dan cetak yang memerlukan tempat gelap karena sensitif sekali dengan cahaya, bila terkena cahaya bisa hangus dan gagal cetak deh.

Jika berhasil dicetak barulah kita bisa melihat hasilnya. Jika hasilnya kurang sesuai dengan yang diharapkan seperti mata terpejam, tidak menghadap ke kamera atau lainnya akan susah kalau harus mengulanginya lagi kan. Apalagi kalau foto-foto tersebut terjadi pada saat momen pernikahan, apa ya harus diulang?

Foto Digital

Nah itulah sedikit gambaran proses cara menghasilkan karya foto pada jaman dulu, mungkin ada sahabat Kangagos yang belum tahu. Belum lagi hanya orang-orang tertentu yang mempunyai peralatan foto alias kamera.

Tentu kondisi tersebut sangat beda jauh dengan masa kini yang mana kita bisa dengan mudah mengabadikan momen-momen atau kejadian unik yang terjadi di sekitar kita. Setelah jepret langsung bisa melihat hasilnya. Kurang puas bisa hapus dan ambil gambar lagi hingga hasilnya sesuai dengan ekspektasi.


Tidak perlu roll film atau klise lagi karena media penyimpanannya menggunakan memori card. Untuk mencetaknya pun kamu bisa memilah terlebih dahulu mana yang akan dicetak dan mana yang tidak perlu dicetak.

Untuk menghasilkan gambar atau foto digital juga tidak harus mempunyai kamera DSLR, karena saat ini telah banyak smartphone yang sudah dilengkapi dengan kamera yang bagus dan mumpuni. Bahkan ada smartphone yang telah dibekali dengan empat kamera utama seperti pada Xiaomi Redmi Note 9. Woow.

Kamera dengan fitur yang kekinian ditambah lagi dengan dukungan teknologi AI bisa membantu kita untuk menghasilkan foto digital yang bagus, unik dan menarik.

Jadi tidak harus mempunyai kamera digital yang mahal untuk bisa menjalani hobi fotografi ini. Namun jika ada dana tidak ada salahnya untuk menebusnya, yang mungkin dengan adanya kamera digital akan lebih memacu kamu untuk menghasilkan karya foto digital yang ciamix. Silahkan bisa cek disini harga terbaik kamera digital.

Situs Terbaik Untuk Menjual Foto Hasil Jepretan Sendiri

Siapapun bisa menggeluti hobi fotografi meskipun hanya bermodalkan smartphone saja. Tentu ide dan kreatifitas perlu digali dan dieksplorasi untuk menghasilkan karya yang unik dan menarik.


Kabar baiknya dunia fotografi ini bisa dipelajari secara otodidak atau mencari referensi fotografi di internet atau di komunitas yang juga penghobi fotografi. Tidak perlu banyak teori, yang terpenting adalah segera terapkan pengetahuan fotografi dan hasilkan karya digital sehingga kamu bisa segera mendapatkan hasil dari hobi tersebut. Dan berikut adalah situs terbaik untuk menjual foto yaitu :

1. Shutterstock

Untuk bisa menjual foto di Shutterstock terlebih dahulu harus mendaftar untuk menjadi kontributor di Situs tersebut. Namun di situs Shutterstock tidak hanya foto atau gambar saja yang bisa kamu jual, melainkan bisa berupa vektor, ilustrasi, video dan juga musik.

Untuk menjadi kontributor pada Shutterstock sangatlah mudah dan cepat sehingga sangat cocok bagi kamu yang baru saja menerjunkan diri dibidang ini karena :

  • Shutterstock termasuk situs yang selalu ramai oleh pengunjung yang mencari berbagai gambar
  • Sekarang untuk mendaftar TIDAK lagi memerlukan pasport (jadi lebih simple kan)
  • Tahap review karya digital yang telah disubmit terbilang cepat dan lebih mudah diterima
  • Bisa submit gambar/foto dengan beragam format file
  • Tampilan dashboard yang memuat informasi secara lengkap

Di situs ini kamu juga bisa "memajang" foto suatu objek namun dengan banyak angle. Misalnya saja objek sepeda, kamu bisa ambil gambarnya dari sisi samping, depan, belakang dan atas yang hasilnya bisa kamu submit semua ke Shutterstock. Nah sudah tidak sabar lagi untuk segera mendaftar jadi kontributor di Shutterstock, begini caranya :

  • Silahkan kunjungi halaman situshttps://submit.shutterstock.com/
  • Kemudian klik menu "get started"
  • Selanjutnya akan terbuka halaman seperti dibawah ini dan isilah data yang diperlukan :


  • Masukkan nama lengkap, display name, email aktif dan juga password. Jangan lupa beri centang pada kotak dibawahnya dan klik Next
  • Kemudian cek inbox email dari Shutterstock dan lakukan verifikasi
  • Selanjutnya adalah dengan mengisikan alamat tempat tinggal legkap
  • Tahap pendafataran telah selesai, kamu bisa langsung menuju dashboard

Jika kamu telah mempunyai stok foto, vektor, ilustrasi, musik maupun video bisa segera kamu upload dan submit agar bisa segera tayang di situs Shutterstock. Semakin banyak file foto kamu yang tayang di situs ini maka akan semakin banyak juga peluang untuk diunduh oleh pengunjung Shutterstock.

Dengan demikian maka semakin banyak foto kamu yang diunduh/dibeli akan semakin banyak pula pendapatan kamu dari situs ini. Satu foto bisa diunduh atau dibeli lisensinya berkali-kali oleh orang yang berbeda-beda lho. Oiya kurs penjualan disini menggunakan USD ya, jadi hasilnya jika dirupiahkan bisa menjadi lebih banyak lagi. Gimana, tertarik?

2. iStockphoto

Selanjutnya ada iStockphoto yang bisa dimanfaatkan fotografer untuk menjual hasil jepretan. iStockphoto sendiri berdiri sudah sejak lama sehingga tidak salah jika situs ini telah terpercaya.

Sama seperti Shutterstock, untuk menjual foto disini terlebih dahulu harus mendaftar sebagai kontributor. Untuk melamar sebagai kontributor di iStockphoto seleksinya terbilang ketat yang bertujuan untuk memastikan bahwa calon kontributor mempunyai tujuan yang sama dengan situs tersebut.

Mungkin atas dasar itulah, foto-foto yang terpajang di situs ini sering diburu oleh para pencari gambar sehingga jika kita berhasil menjadi salah satu kontributor disana akan mendapatkan peluang untuk bisa menjual foto karya kita. Selain file foto, di iStockphoto juga bisa menjual karya digital lainnya seperti ilustrasi, video dan audio.

Untuk pembagian hasil penjualannya, iStockphoto menerapkan metode pembagian 15% hingga 45% untuk kontributornya.

3. Adobe Stock

Di Adobe Stock memberlakukan pembagian royalti yang tergolong tinggi untuk kontributornya yaitu berkisar diangka 20% hingga 60% tergantung dari jenis langganandari pelaku pengunduh foto.

Yang menarik menjadi kontributor di situs ini adalah selain dapat menjual foto di Adobe Stock, kamu juga bisa menjual atau memajang foto yang sama di situs serupa lainnya. Sehingga peluang kamu untuk memonetisasi satu foto bisa dari berbagai situs.

Namun ada baiknya jika selalu mengedepankan kualitas dan keunikan foto yang akan dijual di situs ini agar dapat meningkatkan penjualan di Adobe Stock sehingga pendapatan dari situs ini juga meningkat. Jika tertarik kamu bisa langsung mendaftar di https://contributor.stock.adobe.com/en/.

4. Alamy

Alamy merupakan tempat jual beli foto yang bisa dimanfaatkan oleh para penghobi fotografi. Situs www.alamy.com tergolong situs ramai pengunjung di seluruh dunia yang mencari gambar untuk berbagai keperluan.

Di situs ini kamu bisa menjual foto stok, ilustrasi dan foto live report dalam kurun waktu 24 jam. Penerapan pembagian royalti di Alamy juga sangatlah untuk menarik kontributor yaitu 40% untuk foto non-eksklusif dan 50% untuk foto eksklusif.

Disini kamu bisa submit foto-foto yang unik, menarik dan juga foto editorial yang berpeluang di beli oleh orang-orang dari seluruh dunia. Oiya Alamy mempunyai klien-klien besar yang tersebar di seluruh dunia dan biasa membeli foto dalam jumlah yang banyak.

Nah sangat menarik kan, tunggu apalagi segeralah ambil action untuk mengembangkan hobi fotografi kamu dan dapatkan penghasilan dari hobi yang kamu geluti tersebut. Selamat berkarya.