Tips Sukses Jualan Online di Era Digital




Jualan Online


Berjualan online memang sangat menyenangkan, terlebih tren saat ini adalah orang lebih suka berbelanja secara online karena dinilai lebih murah dan praktis. Disamping itu, kehadiran dari online shop yang semakin hari semakin meningkat jumlahnya turut serta dalam menyemarakkan serunya jualan online ini. Kamu kah salah satu diantaranya?

Jualan online bisa dilakukan oleh siapa saja dan yang ditawarkan bisa berupa barang maupun jasa. Jangkauan pasarpun akan lebih luas jika dibandingkan dengan jualan secara konvensional.

Tidak perlu ruangan yang luas untuk display barang, tidak perlu menggaji karyawan jika semua masih bisa dihandle sendiri, tidak harus ketemu dengan pembeli secara langsung, adalah beberapa keunggulan dalam menjalankan usaha jualan online. Hal inilah yang menarik minat banyak orang untuk menggeluti usaha yang satu ini.

Setiap seller atau penjual online tentunya mempunyai strategi sendiri-sendiri dalam memasarkan produk yang ditawarkan, yang pastinya adalah untuk mendapatkan pembeli sebanyak-banyaknya. Semakin banyak barang yang terjual artinya keuntungan juga akan semakin banyak.

Sudah hal biasa jika dalam berjualan jumlah orderan kadang ramai, namun terkadang juga ramai banget hehee. Penjual mana sih yang tidak senang jika barang dagangannnya laku keras?

Tetapi, bagaimana jika dalam berjualan online ini sepi orderan? Apa ada yang salah dengan strategi pemasarannya? Padahal barang yang dijual juga barang yang laku keras dipasaran lho, tapi kok ya ndak ada yang beli juga ya?

Tenang, silahkan simak terus artikel ini untuk mendapatkan cara yang tepat dalam berjualan online di era digital ya agar stok barang kamu tidak hanya tersusun rapi sebagai pajangan saja. Sudah saatnya untuk meningkatkan jumlah orderan sehingga kamu bisa jualan untung ga tanggung-tanggung.


Merintis Usaha Jualan Online


Tidak terasa sudah berjalan empat tahunan Saya menekuni usaha jualan online. Senang, sedih, suka, duka turut mewarnai perjalanan dalam kurun waktu tersebut. Banyak hal baru yang juga merupakan pengalaman berharga yang Saya dapatkan dalam menjalankan usaha ini.

Pada awalnya Saya berjualan aksesoris secara offline saja yaitu dirumah dan di lokasi Car Free Day (CFD) yang diadakan setiap hari minggu pagi.

Barang dagangan ini Saya ambil dari salah satu teman dan dengan kemurahan hatinya Saya bisa membayar separo saja dari total harga barang yang Saya ambil. Sedangkan sisanya Saya bayar secara tempo.

Alhamdulillah, sambutan pasar sangat positif terhadap barang-barang jualan Saya ini. Hal tersebut karena desain aksesoris sangat menarik, bahan berkualitas, dan yang tidak kalah pentingnya adalah karena harganya yang murah terjangkau. Tidak percaya? Silahkan saja hubungi Saya untuk order ya hehee.

Seiring berjalannya waktu, disaat malam yang hening dan sepi sambil menatap barang-barang jualan Saya berpikir mengapa barang-barang ini tidak di jual online juga? Bukannya sekarang adalah jamannya era digital yang mana hampir semua orang mempunyai smartphone dan banyak diantaranya melakukan belanja online secara rutin.

Langkah Awal Berjualan Online


Setiap kesuksesan pasti ada langkah pertama untuk mengawalinya. Langkah awal ini bisa jadi sukses ataupun gagal. Kita bisa belajar dari apa yang telah dilakukan oleh lain yang gagal dalam merintis usaha jualan online sehingga kita bisa terhindar dari sebuah kegagalan yang sama.

Langkah awal ketika Saya merambah dunia online dalam berjualan adalah dengan memanfaatkan media sosial seperti Facebook dan Instagram. Cara ini hampir dilakukan oleh semua pelaku bisnis online termasuk juga untuk keperluan jualan.

Cukup dengan menggunakan akun jualan atau akun pribadi saja bisa langsung mempromosikan produk ke teman-teman melalui status atau story. Namun jika ini sering dilakukan, bisa jadi teman-teman akan meninggalkan pertemanan karena jenuh, terlebih jika produk yang ditawarkan tidak menarik minat mereka.

Langkah selanjutnya adalah dengan cara memajang produk di salah satu marketplace yang ada. Marketplace ini hanya berperan sebagai media penghubung antara penjual dan pembeli saja, untuk transaksi jual belinya tergantung dari kesepakatan antara penjual dan pembeli tersebut.

Sudah cukupkah? Belum, Saya belum puas dengan cara tersebut. Selanjutnya Saya membuat sebuah toko online dengan menggunakan platform gratisan. Namun hasilnya belum memuaskan juga, ternyata untuk mendapatkan orderan dari toko online milik sendiri tidaklah semudah yang Saya bayangkan. Bagaimana orderan bisa meledak jika jumlah pengunjung setiap harinya bisa dihitung dengan jari?

Hingga akhirnya Saya tertarik untuk bergabung menjadi penjual di salah satu ecommerce besar di Indonesia. Namun banyaknya pertimbangan membuat Saya maju mundur cantik untuk segera melakukan pendaftaran. Mengapa?

Beberapa alasannya adalah karena adanya kekurangan-kekurangan yang menjadi pertimbangan Saya diantaranya adalah :
  • Untuk mengambil gambar produk, Saya hanya mempunyai kamera smartphone saja dan tidak mempunyai kamera DSLR atau mirrorless
  • Saya tidak begitu pintar dalam mengedit foto, khususnya untuk membuat background produk menjadi transparan
  • Belum sepenuhnya memahami alur kerjanya.

Namun rasa penasaran dan keinginan untuk menjadi salah satu penjual di ecommerce tersebut tidak juga surut, hingga akhirnya pada suatu hari Saya memutuskan melakukan pendaftaran untuk bisa berjualan di Blibli.com.


Berjualan di Blibli.com

Setelah melakukan proses pendaftaran yang terbilang mudah dan cepat, akhirnya Saya bisa "ngelapak" di ecommerce yang bergengsi ini. Untuk melakukan pendaftaran hanya perlu mengisi data-data yang diperlukan seperti email, nomor handphone, dan nomor KTP. Nah jika kamu memang serius ingin mengembangkan usaha jualan online, bisa mengikuti langkah ini ya. Mengapa?

Karena Blibli.com ini merupakan salah satu ecommerce terbesar di Indonesia yang menurut Saya pribadi mempunyai gengsi tersendiri. Blibli.com setiap harinya dikunjungi oleh jutaan orang yang merupakan calon pembeli potensial bagi kita yang mempunyai merchant di sana.

Lupakan segala bentuk keraguan atas pertimbangan-pertimbangan Saya seperti tersebut diatas, karena proses berjualan di Blibli.com sangatlah mudah dan tidak seperti yang Saya pikirkan sebelumnya.

Malahan dengan berjualan secara online di Blibli.com Saya mendapatkan ilmu baru karena di Blibli.com terdapat fasilitas tambahan yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan penjualan, yaitu :
  • Blibli University, yaitu sebagai sarana belajar untuk mengembangkan bisnis online yang berupa tutorial memulai bisnis, video learning, dan artikel pengembangan bisnis online
  • Komunitas Blibli Seller, yaitu sebagai sarana untuk saling bertukar pikiran dan inspirasi dalam mengembangkan bisnis jualan online ini.
Nah keren kan, seperti kata pepatah populer yang mengatakan "sambil menyelam minum air", yang berarti adalah sambil jualan online di Blibli.com kita juga bisa mendapatkan ilmu baru. Mantap.

Jualan Untung Ga Tanggung-tanggung

Tahapan untuk berjualan di Blibli.com juga tidak berbelit-belit, setelah merchant disetujui selanjutnya adalah tinggal upload produk saja yang disesuaikan dengan kategori masing-masing produk.

Jika ada pesanan atau orderan yang masuk langsung saja direspon, kemas barangnya dengan rapi dan aman, selanjutnya tinggal menunggu pembayaran dari Blibli.com yang masuk ke rekening kita. Simple kan.

Banyak manfaat yang Saya rasakan selama berjualan di Blibli.com, selain bisa mendapatkan lonjakan pesanan juga bisa mengasah kemampuan dalam berjualan online. Banyak hal yang menarik ketika menjadi merchant di Blibli.com yaitu :



1. Tersedia banyak ragam kategori

Hal ini memudahkan merchant dalam menentukan suatu produk masuk ke dalam kategori yang mana. Di Blibli.com terdapat 16 macam kategori populer lho

2. Gratis photo produk

Photo bisa dikatakan sebagai senjata utama dalam usaha jualan online. Jika kamu kesulitan untuk mendapatkan spot yang menarik dalam pengambilan photo produk, kamu bisa menggunakan fasilitas gambar dari Blibli.com yang sesuai dengan produk kamu. Dan ini gratis.

3. Kemasan gratis

Packing atau kemasan barang akan terlihat lebih eksklusif dengan memanfaatkan kemasan yang disediakan Blibli.com secara gratis.

4. Gratis biaya kirim

Ini salah satu kabar yang menggembirakan bagi Saya karena setiap mengirimkan barang kita tidak perlu lagi membayarkan biaya kirimnya terlebih dahulu (cashless). Hal ini diinformasikan melalui email dan SMS.



5. Kemudahan proses pengiriman

Karena masing-masing merchant berada pada lokasi dan kondisi yang berbeda-beda. Maka dengan berjualan di Blibli.com setiap merchant bisa menggunakan jasa logistik yang paling dekat dengan lokasi gudang barang.

Sehingga dengan demikian merchant tidak akan merasa repot jika harus mengirimkan pesanan ke jasa logisitik.

6. Asuransi pengiriman produk

Buang jauh rasa was-was dan khawatir ketika mengirimkan barang. Jangan pernah berpikiran barang yang dikirimkan akan sampai ke penerima apa tidak ya? Kalau tidak sampai apakah bisa kembali secara utuh dan tidak rusak?

Blibli.com menjamin keamanan produk yang kita kirimkan ke pembeli sehingga sebagai penjual kita bisa merasa tenang dalam berjualan online.

7. Layanan merchant care

Nah ini juga tidak kalah pentingnya bagi merchant seperti Saya ini. Jika sewaktu-waktu kita menemukan kendala atau jika ada hal-hal yang kita belum paham dalam berjualan di Blibli bisa langsung meminta bantuan ke layanan merchant care ini.

8. Terdepan dalam Inovasi In Store

Nah ini fitur baru dari Blibli.com yang mana Blibli menyediakan layanan khusus bagi merchant agar dapat menjual produk offline dengan menikmati fasilitas pembayaran online.

Oiya, di Blibli.com juga terdapat program gratis ongkir yang bisa dimanfaatkan oleh pembeli sehingga dalam belanja online di Blibli tidak merasa "terbebani" biaya tambahan yaitu biaya ongkir.

Dengan demikian minat untuk belanja online di Blibli pastinya akan meningkat, sehingga berdampak positif bagi meningkatnya jumlah penjualan para merchant. Nah,sudah siapkah kamu untuk menerima banjir orderan sehingga bisa jualan untung ga tanggung-tangung di Blibli.com?