Tips Memilih Layanan Hosting Yang Tepat




Tips Memilih Layanan Hosting Yang Tepat. Jaman sekarang ini membuat blog tidaklah harus mempunyai kemampuan dan skil coding yang mumpuni, tidak perlu harus jago dalam kode-kode HTML. Karena sekarang kita telah dimudahkan berkat kecanggihan teknologi.

Dari layanan blog yang gratisan hingga menggunakan layanan hosting yang berbayar semua telah memberikan kemudahan pada penggunanya. Jika berniat membangun sebuah blog, yang perlu diperkuat adalah niat untuk konsisten dalam memproduksi konten yang dalam hal ini adalah artikel.

Platform blog populer yang banyak digunakan adalah Blogger dan juga Wordpress. Keduanya memberikan kemudahan-kemudahan dalam penggunaan, sehingga seorang blogger pemula pun bisa dengan mudah dan cepat mempunyai sebuah blog impian.

Namun sudah menjadi sifat dasar manusia untuk tidak mudah berpuas diri. Untuk tahapan awal dalam membuat blog bisa dengan menggunakan layanan gratis dari Blogger maupun Wordpress. Tetapi dalam pengembangannya kedepan tidak menutup kemungkinan untuk mempunyai hosting dan domain sendiri.

Misalnya saja blog sudah bisa mendatangkan banyak pengunjung, yang artinya loadingnya akan terasa melambat.

Nah demi kenyamanan pengunjung setia, sebaiknya beralih untuk menyewa hosting sendiri atau self hosting agar pengunjung tidak kabur karena blog yang lambat ketika diakses. Lalu, hosting ini apa sih kok bisa mengatasi lonjakan pengunjung blog tanpa membuat blog menjadi lambat?

Hosting adalah...


Jadi dalam membangun sebuah blog atau website ini, kita membutuhkan hosting dan juga domain. Yang mana hosting ini adalah tempat untuk menyimpan semua data-data digital yang ada pada blog kita nantinya, seperti tulisan, gambar, dan video.

Jika diibaratkan, hosting ini adalah sebidang tanah yang akan kita bangun rumah. Nah rumah ini sendiri adalah sebuah blog atau website. Jadi semakin luas tanah yang dimiliki maka rumah yang bisa dibangun diatasnya juga akan luas juga.

Begitu pula dengan hosting, semakin besar kapasitasnya maka akan semakin banyak pula file-file atau data-data digital yang bisa kita simpan didalamnya.

Sedangkan domain adalah ibarat alamat rumah tersebut. Jadi dalam membangun sebuah rumah kita memerlukan tanah dan alamat, sedangkan dalam membangun sebuah blog yang diperlukan adalah hosting dan domain.


Mengenal macam-macam hosting


Sebelum melangkah lebih jauh dalam bahasan tips memilih layanan hosting yang tepat, alangkah baiknya untuk mengetahui macam-macam hosting. Tujuannya adalah agar tidak bingung saat nanti memutuskan layanan hosting mana yang akan dipilih.

Pemahaman atas jenis-jenis hosting ini dirasa perlu karena kebutuhan setiap blogger atas hosting berbeda-beda. Mulai dari tujuan membuat blog, rencana pengembangan dalam setahun atau dua tahun kedepan, dan lainnya. Nah untuk itu, berikut ini adalah macam-macam jenis hosting yang bisa dipilih yaitu :

1. Shared Hosting

Shared hosting adalah penggunaan server hosting secara bersamaan dari beberapa situs atau domain, bisa puluhan, ratusan, atau bahkan ribuan (tergantung kemampuan dari server hosting itu sendiri).

Karena penggunaannya yang bareng-bareng ini, maka juga akan terjadi berbagi sumber daya dari server itu sendiri misalnya penggunaan CPU dan RAM. Dari segi biaya, sewa shared hosting ini adalah relatif lebih murah dan cocok untuk pemula. Selain itu dari segi penggunaan shared hosting juga mudah dipahami, termasuk untuk pemula sekalipun.

Namun meskipun demikian, layanan shared hosting yang profesional juga bagus untuk dipilih dan juga dapat menampung pengunjung dalam jumlah puluhan ribu setiap harinya.

2. Dedicated Server Hosting

Untuk hosting jenis ini adalah layaknya hosting eksslusif karena dalam server hosting tersebut hanya ada situs dari penyewa saja. Jadi jika penyewa hanya mempunyai satu domain/situs, maka dalam server Dedicated Server Hosting tersebut hanya ada satu situs saja. Kebayang kan ngebutnya seperti apa. Untuk harga sewanya pastinya diatas harga sewa shared hosting ya.

3. Virtual Private Server (VPS)

Hosting jenis ini hampir mirip dengan shared hosting namun dengan pengguna yang terbatas. Penggunaan hosting jenis ini dinilai lebih aman dalam penggunaannya. Dan penyewa juga diberikan akses root ke virtual servernya.

4. Cloud Hosting

Cloud hosting ini merupakan teknologi hosting terkini yang mumpuni. Pada cloud hosting ini adalah server yang mempunyai kemampuan yang tidak terbatas terlebih saat menangani traffic visitor yang tinggi. Sehingga dengan penggunaan hosting jenis ini maka akan terhindar dari lemotnya blog saat diakses. Mengapa demikian?

Karena beberapa komputer akan saling bekerjasama untuk menangani jumlah trafik yang tinggi pada blog kamu, hal ini karena cloud server telah meng-host terhadap sekelompok situs pada blog tersebut. Nah jika kamu berencana membangun blog dengan estimasi trafik tinggi bisa langsung memilih layanan coud hosting.

Memilih layanan hosting yang tepat


Sahabat Kangagos, jika telah memahami macam-macam hosting seperti tersebut diatas, maka cobalah menggambarkan atau mendeskripsikan seperti apa blog yang akan kamu kelola kedepannya. Bisa saja sebatas pada blog pribadi untuk berbagi pengalaman, blog tutorial, toko online, atau yang lainnya. Nah berikut adalah tips memilih layanan hosting yang tepat untuk kamu gunakan yaitu :

1. Harga terjangkau

Tidak bisa dipungkiri ketika kita akan membeli sesuatu, harga akan menjadi salah satu bahan pertimbangan. Meskipun ada beberapa orang yang tidak terlalu mempermasalahkan soal harga, asalkan kualitas barang yang akan dibeli tersebut sebanding dengan harga yang dibandrol.

Demikian pula ketika memilih layanan hosting, harga bisa menjadi bahan pertimbangan agar tidak menyesal di kemudian hari.

Sebelum memutuskan layanan hosting mana yang akan dipilih, sebaiknya mencari informasi terlebih dahulu dari beberapa penyedian layanan hosting yang ada.

Silahkan cek paket yang ditawarkan, termasuk harga dan juga fitur layanan yang diberikan. Jangan lupa juga untuk membandingkannya dengan penyedia layanan hosting lainnya. Tentunya dengan perbandingan yang sesuai ya, misalnya perbandingannya antara harga yang kurang lebih sama.

Tujuan dari langkah ini adalah untuk bisa mendapatkan layanan hosting yang terbaik dengan harga yang  lebih rendah.

Meskipun kita mencari harga yang lebih murah bukan berarti kita akan pasrah saja terhadap fasilitas dan pelayanan yang kita terima asal-asalan. Jadi dengan acuan harga yang sama diantara penyedia layanan hosting, kita akan ambil yang bisa memberikan paket dan fitur layanan yang terbaik.

Perhatikan juga harga perpanjangan selanjutnya, karena biasanya harga pertama adalah harga dengan program diskon atau harga promo.

2. Kualitas server

Selanjutnya adalah dengan mempertimbangkan kualitas server dari penyedia layanan hosting, karena server ini ibarat nyawa untuk hidup matinya blog atau website di kemudian hari.

Tentunya kita tidak mau nantinya blog kita tidak dapat diakses, lambat, atau kesalahan-kesalahan teknis lainnya. Dan parahnya lagi tidak ada kepastian dari penyedia kapan kendala tersebut dapat diatasi.

Oleh karena itu, selain mempetimbangkan harga, kualitas server jadi pertimbangan yang sangat penting. Sangat menyenangkan jika bisa mendapatkan harga murah namun dengan kualitas server yang mumpuni. Kriteria yang bisa menjadi pedoman dalam menentukan kualitas server adala sebagai berikut :
  • Kapasitas RAM
  • Hard disk yang digunakan, jika menggunakan SSD akan lebih baik
  • Teknologi server
  • Kecepatan jaringan
  • Kecepatan prosesor
  • dll
Oiya,sebaiknya sesuaikan server yang digunakan dengan target pengunjung dari blog kamu ya. Misalnya target pengunjung blog kamu adalah berasal dari Indonesia, sebaiknya pilihlah server yang berlokasi di Indonesia juga.

3. Melayani upgrade hosting

Jika hosting ini merupakan hal baru, biasanya akan mengambil paket hosting yang menggunakan jenis shared hosting.

Selain harganya lebih murah dibanding dengan jenis hosting lainnya, pilihan ini cocok untuk sarana belajar mendalami seluk beluk blog self hosting. Hosting ini juga sudah cukup untuk menjalankan blog dengan ribuan pengunjung setiap harinya.

Namun jika kamu ingin mengembangkan blog kamu agar lebih dahsyat lagi, kamu perlu melakukan upgrade hosting dari shared hosting ke dedicated hosting atau VPS hosting. Nah untuk itu carilah penyedian layanan hosting yang bisa melayani kebutuhan ini.

4. Batasan domain dalam satu hosting

Artinya adalah dalam satu akun hosting, berapa jumlah maksimal domain yang bisa ditambahkan (addon domain).

Tujuannya adalah jika suatu saat ingin menambahkan blog atau ingin memisahkan blog berdasarkan niche masing-masing, bisa menggunakan beberapa domain namun berada dalam hosting yang sama.

5. Layanan Support

Nah ini juga penting diperhatikan lho. Sebaiknya gunakanlah layanan hosting yang mempunyai layanan support (customer service) 24 jam.

Jadi apabila sewaktu-waktu, tidak peduli siang atau malam kamu menemukan kendala pada server hosting kamu bisa segera menemukan jalan keluarnya dengan bantuan dari layanan support ini.

Lebih baik lagi jika layanan hosting ini mempunyai beberapa pilihan cara komunikasi antara pelanggan dan penyedia layanan hosting, seperti :
  • Email
  • Telepon
  • Live chat
  • Tiket bantuan

6. Garansi

Dengan adanya garansi maka kita juga akan tenang dalam menggunakan suatu layanan, tak terkecuali juga dalam memilih layanan hosting ini.

Penyedia layanan hosting yang profesional tentunya akan memberikan yang terbaik untuk para pelanggannya. Kepuasan adalah yang utama.

Untuk memberikan kepuasan kepada pelanggan tidak cukup hanya memberikan layanan hosting yang mumpuni saja, namun juga dengan memberikan garansi.

Pilihlah penyedia layanan hosting yang memberikan garansi untuk setiap layanan hosting yang kamu gunakan, misalnya memberi garansi uang kembali. Oiya jangan lupa untuk memahami syarat dan ketentuan yang berlaku untuk klaim garansi ini ya.

7. Fitur tambahan

Selain fitur utama paket hosting yang diberikan, cobalah gali informasi lagi apakah ada fitur tambahan yang akan didapatkan jika memesan layanan hosting.

Fitur tambahan yang bisa didapatkan misalnya yang berhubungan dengan keamanan, pengunaan email, proteksi spam, dan lainnya. Lumayan kan daripada harus menambah pengeluaran lagi.

8. Review

Nah untuk memantapkan lagi pilihan kamu atas penyedia layanan hosting yang akan kamu pilih, cobalah cek review dari teman-teman lain yang sudah menggunakan layanan hosting pada penyedia tersebut. Review ini biasanya bisa ditemukan pada akun-akun sosial media atau di situs resminya masing-masing.


Hosting murah

Nah demikian beberapa poin yang bisa dijadikan acuan atau pedoman dalam memilih layanan hosting yang tepat. Memilih layanan hosting murah namun bukan murahan adalah pilihan bijak, terutama untuk pemula yang berencana ingin menggunakan hosting sendiri dalam mengembangkan blog atau website.

Harga mahal bukan merupakan jaminan pilihan yang tepat, karena kebutuhan masing-masing penyewa hosting adalah berbeda-beda. Jadi ketika akan menggunakan layanan hosting sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan kamu sendiri. Semoga bermanfaat.