Inilah Cara Mengatasi Keringat Berlebih


Dalam beraktifitas sehari-hari tidak jarang tubuh mengeluarkan cairan yang biasa kita sebut dengan keringat, apalagi jika aktifitas tersebut berada di luar ruangan atau outdoor. Hal ini wajar saja adanya karena proses alami yang terjadi saat tubuh menyesuaikan dengan keadaan sekitar, saat berolahraga, saat sakit demam, saat mengonsumsi makanan pedas, emosi atau kondisi suasana hati dan lain sebagainya.

Keringat adalah cairan mengandung garam yang merupakan proses mekanisme tubuh manusia dalam mengeluarkan racun ataupun limbah dalam tubuh. Pada dasarnya keluarnya keringat ini bagus untuk tubuh karena akan mengurangi limbah atau racun yang terdapat dalam tubuh, namun yang seringkali menjadi timbul permasalahan adalah keringat yang keluar dari tubuh ini serasa berlebihan tanpa adanya pemicu utama sehingga dapat menimbulkan rasa tidak nyaman.

Nah apakah kamu mengalami hal yang seperti ini? Langkah apa yang kemudian harus diambil untuk mengatasi keringat berlebihan? Jika masih bingung terhadapa apa yang harus dilakukan, sebaiknya cari tahu terlebih dahulu penyebab keringat berlebihan ini. Yuk mari kita simak.

Penyebab timbulnya keringat yang berlebihan

Munculnya keringat yang berlebihan akan dapat mengganggu aktifitas sehari-hari dan juga bisa menurunkan kepercayaan diri. Apalagi jika keringat yang terasa sangat berlebihan ini muncul disaat menghadiri momen-momen penting, bisa langsung mati gaya dong ya.

Nah timbulnya keringat berlebihan pada seseorang bisa disebabkan oleh beberapa hal, dan kemungkinan satu orang dengan lainnya mempunyai sebab permasalahan yang berbeda-beda. Oleh karena itu dalam mencari tahu penyebab timbulnya keringat berlebih ini sebaiknya didasarkan pada kondisi masing-masing individu. Secara umum penyebab keringat berlebihan adalah sebagai berikut :


1. Stres

Stres menjadi salah satu pemicu untuk keluarnya keringat karena ketika sedang stres yang terjadi adalah terganggunya fungsi-fungsi dalam tubuh yang kemudian menyebabkan munculnya cairan-cairan keringat.

Biasanya keringat yang dihasilkan oleh karena stres ini berbau lebih tajam dibandingkan dengan keringat biasa karena keringat di saat stres bisa terjadi bercampurnya kandungan protein dan lemak dengan bakteri yang mengendap pada kulit.

2. Obesitas

Obesitas atau kelebihan berat badan juga bisa menjadi penyebab keringat berlebih karena pada orang yang obesitas seringkali mudah kepanasan sehingga keringat yang keluar akan lebih banyak. Untuk mengatasinya bisa dicoba dengan menerapkan diet yang sehat sesuai dengan anjuran ahli gizi agar bisa mendapatkan berat badan yang ideal.

3. Efek samping pengobatan

Jika kamu sedang di masa perawatan atau pengobatan yang memerlukan konsumsi obat-obatan seperti antibiotik dan lainnya juga bisa menyebabkan keringat berlebihan. Itu merupakan efek samping dari obat-obatan yang dikonsumsi.

Jika demikian sebenarnya tidak perlu dicemaskan karena hal tersebut pertanda bahwa obat yang dikonsumsi tengah bekerja dan bila suatu saat masa pengobatan sudah selesai akan kembali normal lagi. Namun jika keringat yang dihasilkan diluar batas kewajaran sebaiknya dikonsultasikan kembali pada dokter yang menangani ya.

4. Kadar gula darah rendah

Kadar gula darah yang rendah atau disebut juga dengan hipoglikemia biasanya disertai dengan rasa lapar, pusing, gelisah dan lainnya. Dengan demikian kelanjutannya adalah ditandai dengan keluarnya keringat baik di ruangan bersuhu dingin maupun hangat.

5. Hiperhidrosis

Hiperhidrosis adalah suatu kondisi dimana seseorang berkeringat secara berlebihan di area-area tertentu pada tubuh seperti telapak tangan, telapak kaki, ketiak dan leher karena tingginya kelenjar keringat.

Kondisi ini pada dasarnya tidaklah berbahaya namun dapat menimbulkan rasa tidak percaya diri dan tidak nyaman. Selain itu hiperhidrosis jika dibiarkan terjadi terus menerus dapat menyebabkan infeksi kulit.

Cara mengatasi keringat berlebihan

Meskipun "cuma" keringat namun jangan dianggap remeh karena bisa memberikan dampak yang besar diantaranya yaitu timbulnya rasa malu, minder, tidak percaya diri, dan juga mempengaruhi sisi emosional seseorang. Nah jika merasa produksi keringat berlebihan dan mengganggu aktifitas sehari-hari bisa mengatasinya dengan cara :

1. Rajin membersihkan badan

Secara umum kita mandi 2 kali dalam sehari, namun sebaiknya mandi ini bukan sekedar rutinitas harian saja yang namun bisa diupayakan untuk lebih kepada merawat dan menyayangi diri sendiri. Artinya disini tidak hanya sekedar mengguyur badan saja dengan air, namun juga menggunakan pembersih seperti sabun, shampo dan lainnya.

Setelah membasuh tubuh dengan sabung dan mengguyurnya maka sangat baik untuk kemudian menggosok-gosok kulit agar kotoran membandel yang menempel di kulit akan rontok. Jangan kelewatan juga untuk membersihkan area ketiak ya.

Jika keringat berlebih ini disertai dengan bau badan bisa juga dengan menggunakan sabun akti bakteri untuk mengusir bakteri di kulit.

2. Perhatikan makanan yang dikonsumsi

Yang biasa terabaikan adalah makanan dan minuman yang dikonsumsi juga berpengaruh pada keringat kita lho. Coba saja perhatikan saja saat makan makanan pedas yang sesaat setelahnya dibarengi dengan keringat yang mulai keluar terlebih dibagian wajah dan kepala.

Selain makan yang pedas keringat juga dipengaruhi oleh maskaan makanan yang berbumbu tajam. Nah untuk minuman yang perlu diwaspadai karena dapat mempengaruhi keringat berlebih yaitu minuman yang mengandung kafein seperti kopi, minuman berenergi, coklat, alkohol dan juga merokok. Sebaliknya sebaiknya mengonsumsi makan seperti berikut :

  • Air putih
  • Buah dan sayuran yang tinggi kadar air
  • Makanan yang mengandung kalsium tinggi seperti yang ada pada susu
  • Makanan kaya serat seperti oat, gandum, biji-bijian
  • Makanan yang mengandung magnesium dan zat besi (sayuran berdaun hijau)
  • Teh hijau

3. Menggunaan deodoran dan antiperspiran yang tepat

Jika kamu merupakan seorang yang rentan akan berkeringat atau bahkan keringat berlebihan, kamu bisa menggunakan produk deodoran dan antiperspiran yang ada dipasaran. Tentu pemilihannya harus disesuaikan sleera dan dengan kondisi kulit kamu masing-masingya jangan sampai malah timbul iritasi.

Antiperspiran ini sendiri akan bekerja menutup saluran kelenjar keringat sehingga dapat menghalangi keringat berlebihan sedangkan deodoran berfungsi untuk menghilangkan bau yang tidak sedap. Sebaiknya untuk antiperspiran digunakan pada malam hari saja disaat keringat tidak terlalu banyak keluar agar lebih efektif.

Jadi penggunaan deodoran atau antispiran ini sebagai salah satu cara mengatasi keringat berlebih agar kamu bisa tetap aktif sepanjang hari. Kamu bisa menggunakan deodoran atau antispiran produk dari Dove yang aman untuk digunakan sehari-hari dan mengandung formulasi Aluminium klorohidrat, Gliserin, dan minyak biji bunga matahari sehingga menjadikan ketiak dalam keadaan tetap kering dan terbebas dari bau yang tak sedap.

4. Selektif dalam menggunakan sepatu

Pernahkah kamu mengalami saat membuka sepatu kemudian tercium bau yang menyengat? Hal tersebut karena kondisi kaki menjadi lembab berkeringat selama menggunakan sepatu. Perlu diketahui bahwa kaki merupakan salah satu bagian tubuh yang rentan berkeringat.

Oleh karenanya sebaiknya janganlah memakai sepatu yang berbahan sintetis karena dapat membuat produksi keringat meningkat. Untuk melengkapinya juga sebaiknya menggunakan kaos kaki yang berbahan serat alami agar maksimal dalam menyerap keringat. Dengan demikian kondisi kaki akan terjaga tetap kering.

5. Perhatikan bahan pakaian yang digunakan

Selanjutnya untuk mengatasi keringat berlebih adalah dengan menggunakan pakaian yang nyaman dengan bahan seperti linen dan katun karena dapat menyerap keringat dengan baik dibandingkan dengan pakaian yang berbahan sintetis. Apalagi kita tinggal di Indonesia yang mempunyai iklim tropis sehingga akan mudah terasa panas dan berkeringat.

Nah sahabat Kangagos, demikianlah cara mengatasi keringat berlebih agar aktifitas tidak terganggu dan bisa tampil gaya dan penuh percaya diri. Selamat mencoba.