Pilihan Drum Elektrik yang Cocok Untuk Pemula


Bermain musik memang sangatlah menyenangkan, dari sekedar hobi hingga bisa menjadi musisi profesional. Menikmati setiap alunan nada saat memainkannya terasa sangat menyejukkan jiwa. Dengan bermain musik juga dapat membuat tubuh dan pikiran menjadi lebih rileks dan juga dapat menyalurkan ide-ide kreatif melalui rangkaian nada.

Sahabat Kangagos apakah kamu suka bermain musik? Alat musik apa yang kamu sukai atau sering kamu mainkan? Apakah kamu masih dalam taraf belajar ataukah sudah level pro?

Saya sendiri suka bermain drum meskipun nggak jago-jago banget tapi kalo sekedar pukul aja sih jelas bisa. Alasannya sederhana saja yaitu main drum tidak ada ada fals-nya, beda kalau main gitar atau keyboard. Alasan lainnya sih untuk menutupi ketidakpedean karena saat main drum kita ketutup sama perangkat drum dan jika manggung biasanya penempatan drum ada di bagian belakang.

Selain drum alat musik yang Saya sukai adalah keyboard, meskipun ini Saya juga tidak begitu menguasainya hanya main tekan-tekan saja tuts yang berwarna putih dan hitam. Oiya ada juga artikel rekomendasi keyboard controller yang cocok untuk pemula.

Tips Memilih Drum Elektrik Untuk Pemula


Sebagai pemula, menggunakan drum elektrik adalah pilihan yang bijak karena saat berlatih menggebuk drum tidak akan menimbulkan polusi suara yang dapat mengganggu keluarga dan juga tetangga kita. Mengapa demikian?

Karena dengan menggunakan drum elektrik maka kita bisa mengatur volume dari suara yang dihasilkan dan bahkan kita bisa hanya menggunakan headphone saja sehingga hanya kita sendiri yang dapat mendengarkan irama pukulan yang kita mainkan.

Selain itu penggunaan drum elektrik juga tidak membutuhkan tempat atau ruangan yang luas dan juga tidak membutuhkan ruangan yang kedap suara. Namun jika bisa menempatkan drum elektrik ini pada ruangan yang kedap suara akan lebih baik sih.

Sekarang bagaimana kita menentukan drum elektrik yang akan kita pilih untuk sarana belajar main drum? Berikut tips memilih drum untuk pemula antara lain yaitu :


1. Sesuaikan anggaran

Poin ini sangatlah penting karena kita akan dengan membeli drum elektrik artinya akan mengurangi nominal tabungan kita. Sebagai pemula tentu kita menginginkan barang yang berkualitas bagus namun dengan harga yang seminimal mungkin.

2. Material yang digunakan

Meskipun drum elektrik kelihatan terdiri dari pad yang sama, namun sebenarnya antara satu produk dan produk drum elektrik lainnya mempunyai perbedaan dalam penggunaan bahan atau material. Hal tersebut menyebabkan perbedaan feel dan juga tingkat keheningan saat memainkannya.

Misalnya saja rubber pad yang dari segi harga lebih terjangkau dan kuat tahan lama namun kekurangannya adalah suara yang ditimbulkan berisik dan sulit memantul sehingga akan terasa berbeda dengan saat memainkan drum akustik.

Untuk suara yang lebih tenang alias tidak berisik, kamu bisa memilih drum elektrik yang terbuat dari Mesh pad yang bisa menghadirkan sensasi seperti bermain drum akustik. Biasanya pada mesh pad pantulan yang dihasilkan bisa diatur sehingga akan berkesan natural. Namun secara harga mesh pad lebih mahal dibandingkan dengan rubber pad.

Selain rubber pad dan mesh pad, ada juga drum elektrik yang berbahan silicon pad. Silicon pad memberikan sensasi bermain drum dengan feel yang lebih dalam dan lebih realistis. Namun untuk harga silicon pad lebih mahal dari rubber pad maupun mesh pad.

3. Perhatikan sample suara

Pada drum elektrik mempunyai sample suara yang mana masing-masing produk mempunyai jumlah sample suara yang berbeda-beda. Untuk hal ini pilihlah produk yang mempunyai sample suara yang banyak dan bervariasi.

Dengan demikian maka sesi berlatih akan lebih menyenangkan dengan mengeksplorasi satu per satu sample suara yang ada.

4. Pedal drum elektrik

Pada drum elektrik terdapat perbedaan pada pedal yaitu silent kick pedal dan kick pad pedal. Jika silent kick pedal yang dioperasikan secara khusus sedangkan kick pad pedal seperti halnya pada drum akustik.

Silent kick pedal menghasilkan suara yang tidak terlalu berisik namun tetap bisa mendapatkan suara bass drum. Sedangkan pada kick pad pedal, pengguna akan lebih merasakan bermain drum secara natural seperti pada drum akustik.

5. kelengkapan fitur

Pertimbangan selanjutnya saat memilik drum elektrik untuk pemula adalah dengan mempertimbangkan fitur-fitur unggulan yang ditawarkan. Fitur tambahan ini dapat menjadi daya tarik untuk meningkatkan permainan seperti musik pengiring untuk latihan, sambungan headphone, bisa merekam permainan dan lainnya.

Fitur tambahan yang perlu dipertimbangkan juga adalah untuk penambahan item seperti double pedal atau penambahan pad dan simbal. Seiring waktu berjalan kemungkinan skill bermain drum akan meningkat dan tidak menutup kemungkinan membutuhkan fitur yang satu ini.

Rekomendasi Drum Elektrik Untuk Pemula


Nah setelah mengetahui bagaimana cara memilih drum elektrik, sekarang kita telah mempunyai gambaran apa dan bagaimana drum elektrik yang akan kita boyong ke rumah.

Untuk para temans yang sudah expert dalam bermain drum tentunya sudah mempunyai drum set baik untuk perform maupun untuk latihan di rumah. Sound drum dari masing-masing drummer mempunyai karakter tersendiri yang bisa berasal dari ngulik sehingga bisa memancarkan aura skill dari sang drummer.

Bagaimana dengan drummer pemula atau yang sedang berencana berlatih menggebuk drum? Nah inilah beberapa rekomendasi drum elektrik yang cocok untuk pemula yaitu :

1. Yamaha DTX450K

Produk dari Yamana ini mempunyai desain yang ramping dan tampilan yang eye catching. Dengan desain yang seperti Yamaha DTX450K ini tidak membutuhkan ruangan yang luas.

Dihadirkan dengan warna hitam yang berkesan elegan yang terdiri dari lima pad drum, satu hit hat, dua simbal menjadikan tidak salah untuk pemula memilih produk ini. Pada Yamaha DTX450 K ini untuk bagian snare drum sudah bisa untuk melakukan pukulan snare standar, rimshot terbuka, dan rimshot tertutup sehingga permainan akan berkesan alami.

Selain itu untuk menambah kesan alami bermain drum, pada produk ini dilengkapi juga dengan pedal bass drum otentik Yamaha.


Drum elektrik besutan dari Yamaha ini menyediakan sample suara sebanyak 10 set drum profesional yang berasal dari 169 pilihan sample suara drum organik yang telah disediakan dalam modul Yamaha DTX-450K. Selengkapnya fitur dari Yamaha DTX450K adalah sebagai berikut :

  • Bracket terbuat dari besi yang kuat dan solid
  • Serasa bermain drum yang sesungguhnya
  • Snare pad tiga zona TP70S dan pedal drum otentik Yamaha
  • Pad drum 7,5" dan simbal 10" untuk kontrol lebih mudah
  • Bisa mengatur 10 set drum dari 169 sample suara yang kualitas tinggi
  • Terdapat fungsi belajar dan juga lagu latihan
  • Bisa di upgade maupun menambah item

2. Roland TD-1KV

Selanjutnya rekomendasi drum elektrik untuk pemula datang dari pabrikan Roland dengan produknya TD-1KV. Produk ini dilengkapi dengan panel kontrol yang sederhana sehingga pengguna tidak ribet karena untuk mudah dipelajari. Panel kontrol ini didesain sedemikian mungkin sehingga pengguna dapat melihat beberapa info pada layar LED.

Dengan panel kontrol tersebut pengguna bisa mengakses semua fungsi drum dengan mudah dan cepat. Untuk membantu para pemula berlatih bermain drum, Roland TD-1KV dilengkapi juga dengan metronome dengan menampilkan lampu indikator yang berkedip.


Roland TD-1KV juga terdapat berbagai pilihan drum kit sehingga bisa untuk memainkan segala jenis genre musik secara ekspresif. Selain itu fitur yang tidak kalah menariknya adalah terdapat fungsi training dan rekaman yang pastinya menyenangkan. Dengan memanfaatkan fitur ini kita bisa melihat dan mengevaluasi dari latihan yang kita lakukan.

3. Behringer XD80USB


Behringer XD80USB dilengkapi dengan teknologi HDS (High Definition Sampling) yang memberikan sensasi bermain menjadi lebih berbeda dan menyenangkan.

Dengan fitur ini kamu bisa berekplorasi dengan fitur suara dari drum, perkusi, dan simbal terbaik besutan dari Behringer ini. Untuk menambah kenyamanan pemula saat berlatih drum, Behringer menghadikan drum kit yang memiliki sensitivitas tinggi.


4. Yamaha DD-75

Berbeda dari drum elektrik tiga diatas, rekomendasi drum elektri untuk pemula yang ini mempunyai desain yang berbeda. Desain yang unik ini sangat praktis jika harus dibawa kemana-mana dan pastinya tidak merepotkan. Untuk bisa berlatih drum dimana saja, produk ini bisa dioperasikan dengan menggunakan daya baterai juga lho. Menarik kan?

Yamaha DD-75 ini merupakan drum elektrik dengan harga yang terjangkau sehingga bisa menjadi incaran bagi pemula yang ingin berlatih drum.


Yamaha DD-75 merupakan drum set digital portabel yang terdiri dari delapan bantalan sensitif terhadap sentuhan dan juga dua pedal (hit hat dan kick). Produk ini dilangkapi dengan headphone jack untuk mendengarkan latihan, speaker built-in dengan port bass untuk suara yang lebih mantap, dan juga jack Aux In untuk menghubungkan smartphone atau pemutar musik portabel lainnya.

5. Yamaha DTX-MULTI 12

Perangkat ini seperti yang digunakan pemain kendang "Lare Jawi" yang menjadi band pengiring Lord Didi Kempot yaitu Dory Harsa. Yamaha DTX-Multi 12 ini sangat cocok untuk kamu yang ingin menambah suara perkusi dan suara digital lainnya.

Drum pad ini juga sangat cocok bagi kamu yang suka dengan nge-DJ atau suka ngulik MIDI. Selain itu drum multi ad ini juga mempunyai multi voice dan multi efek yang memiliki spektrum suara yang luas. Produk ini mempunyai 128 pola MIDI yang bervariasi terdiri dari berbagai jenis aliran musik sperti pop, rock, house dan lainnya. Bila kamu penasaran dengan harganya, kamu bisa cek harga drum elektrik disini.


Selain drum, mungkin kamu juga sedang mencari referensi pilihan keyboard untuk pemula untuk melengkapi alat musik atau untuk berlajar bermain keyboard. Dan untuk berlatih bermain drum saat ini memang lebih mudah dan menyenangkan dengan hadirnya drum elektrik yang suara dan sensasinya tidak kalah dengan drum akustik. Jadi, mana drum elektrik yang menjadi pilihan kamu?