Rabu, Mei 06, 2020

Ramadhan yang Istimewa

Alhamdulillah kita semua masih diberi kesempatan umur panjang, sehingga masih bisa bertemu dengan Ramadhan tahun ini. Bulan suci yang penuh rahmat dan ampunan dan dinantikan oleh seluruh umat muslim di dunia.

Dalam sepuluh hari pertama menjalani ibadah puasa pada bulan Ramadhan kali ini terasa sangat istimewa, yang mana selama ini Kangagos baru mengalami Ramadhan yang seperti ini. Semua ibadah berjamaah di masjid untuk sementara waktu ditiadakan, termasuk untuk sholat tarawih. Hal terseut karena seperti yang kita ketahui bahwa bulan Ramadhan di tahun ini berjalan dimana wabah virus corona belum usai.

Bahkan pandemi COVID-19 ini diprediksi akan berakhir pada bulan Juni atau Juli, yang artinya Lebaran tahun ini juga masih dalam nuansa ancaman virus corona.

Keutamaan Bulan Suci Ramadhan

Bulan suci ramadhan adalah bulan yang penuh berkah karena pada bulan ramadhan Al-quran diturunkan sebagai petunjuk bagi umat manusia. Dan di bulan ini diserukan untuk menjalankan ibadah puasa.


Keutamaan bulan suci ramadhan selanjutnya adalah pada bulan ramadhan terdapat suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan yaitu lailatul qadar (malam kemuliaan). Umat muslim sangatlah merindukan malam lailatul qodar ini yang terjadi diantara 10 hari terakhir di bulan Ramadhan (bertepatan dengan) saat diturunkannya Al Qur’anul.

Selama bulan ramadhan merupakan waktu dikabulkannya doa, dan salah satu doa seseorang yang tidak tertolak adalah seseorang yang berpuasa hingga dia berbuka.

Selain itu keutamaan bulan ramadhan lainnya adalah dibukanya pintu surga dan pintu neraka ditutup. Setan-setan juga dibelenggu pada bulan ramadhan ini. Dengan demikian Allah SWT memudahkan kita sebagai umat manusia untuk bisa menjalankan puasa dan beribadah dengan khusyuk.

Mengapa Ramadhan Kali Ini Istimewa?

Karena wabah virus corona yang belum usai juga, maka sesuai dengan anjuran pemerintah yang menyatakan untuk menjaga jarak, mengurangi aktifitas di tempat umum, tidak berkerumun dan lainnya, maka kegiatan sholat tarawih dilakukan dirumah masing-masing.

Tidak ada alunan merdu dari anak-anak atau remaja yang berkeliling untuk membangunkan sahur. Tidak ada gigs atau panggung pentas seni yang biasanya ramai di sore hari untuk ngabuburit. Sebelumnya juga sudah beredar anjuran dari pemerintah untuk sementara waktu melakukan sholat wajib lima waktu dirumah.

Sebagai catatan : ini dilakukan semata-mata untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona, dengan harapan agar kita bisa segera terbebas dari pandemik ini dan kembali menjalani kehidupan normal seperti sedia kala.

Untuk pelaksanaan ibadah Ramadan tahun ini pemerintah telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 6 Tahun 2020 Kementerian Agama RI yang memberikan panduan ibadah ramadan dan Idul Fitri 1441 H yang berada di tengah-tengah pandemi Covid-19.

Meski demikian tentu tidak menyurutkan niat ibadah kita dalam menjalani bulan Ramadhan yang suci ini. Kita masih bisa berjamaah di rumah bersama-sama dengan keluarga tercinta.

Ini juga merupakan saat yang tepat untuk merajut quality time dengan keluarga, apalagi jika urusan pekerjaan bisa dikerjakan secara work from home (WFH). Jadi bisa mengganti waktu yang terbuang selama ini yang disebabkan karena kesibukan pekerjaan masing-masing.

Atau selama ini masih ragu-ragu untuk menjadi imam dalam sholat? Mengapa tidak dimulai dari sekarang saja?

Memang kondisi seperti ini harus disikapi dengan bijak dengan tidak lupa memanjatkan doa agar pandemi ini segera berlalu dari muka bumi. Dengan sikap yang optimis dan suasana hati yang riang mampu meningkatkan daya imun kita sehingga kita siap untuk menjalani New Normal Life. Semoga kita semua selalu dirahmati dan selalu dalam lindungan-Nya. Aamiin.